|
Jepit Bunga Kamboja Imitasi Rambah Pasar Ekspor |
|
|
|
|
Written by dewa gede mayun n.
|
|
Wednesday, 11 February 2009 |
|
Gianyar (BisnisBali) - Kerajinan jepit bunga kamboja imitasi yang dibuat dari bahan baku spon sekarang ngetren di pasaran, baik dalam maupun luar negeri.
Khusus untuk pengiriman ke pasar luar negeri, kerajinan yang diproduksi para perajin di Desa Tampaksiring ini mencapai 500 pcs per bulan. Sementara yang laku terjual di pasar dalam negeri 50 pcs per hari. Salah seorang perajin Nyonya Dewa Nyoman Sayang, di Br. Manik Tawang Manukaya, Tampaksiring, Rabu (11/2) kemarin mengatakan, jepit bunga kamboja imitasi dari spon termasuk salah satu produk kerajinan teranyar yang memasuki pasar ekspor. Sebelumnya, bunga imitasi ini ada pula dibuat dari bahan baku kayu, plastik dan lainnya. Karena bunga imitasi dari spon persis tampak seperti bunga asli, begitu beredar di pasaran langsung mendapat respons yang positif dari konsumen, khususnya wanita. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Bunga ini selain bisa dipakai sehari-hari, untuk wanita di Bali bisa juga dipakai saat pergi ke Pura, tempat pesta serta kegiatan perhelatan lainnya sehingga permintaan mata dagangan kerajinan ini sekarang cukup laris. Jepit bunga kamboja imitasi, tampak cantik, indah seperti asli. ‘’Dipilihnya bunga kamboja imitasi selain indah, juga praktis dipakai saat kapan dan hendak kemana saja tiap hari. Mengingat, untuk wanita Bali, ada kebiasaan memakai bunga setiap hari ataupun akan kundangan dan lainnya,’’ terang Desak sambil menambahkan, jepit bunga kamboja imitasi selama ini banyak dikirim ke Cina, Jepang, Prancis, Itali dan Australia. Menurutnya, karena masih tergolong produk kerajinan yang baru memasuki pasar ekspor, volume pengirimannya saat ini masih tergolong sedikit. Namun, yang cukup membanggakan permintaan dari dalam negeri sendiri juga lumayan ramai. Bahkan, konsumen lokal, membelinya rata-rata 50 pcs per hari dengan harga jual mulai Rp 2.000 sampai Rp 6.000 per pcs. Bunga kamboja imitasi dari spon ini dibuat dengan aneka warna yang menarik dan indah, persis seperti bunga asli. Padahal, bahannya dari spon tipis dan ringan, yang memiliki seni tinggi dan nilai jual yang lumayan. *mur |
|
Last Updated ( Friday, 13 February 2009 )
|